Showing posts with label Kehamilan. Show all posts
Showing posts with label Kehamilan. Show all posts

Amankah Ibu Hamil Berpuasa?

June 09, 2013

Menjelang bulan Ramadhan, banyak ibu yang ragu untuk menjalankan ibadah puasa secara penuh karena mengkhawatirkan dampak perubahan pola makan terhadap kesehatan calon buah hati. Padahal, beberapa penelitian menunjukkan, puasa justru dapat memberikan dampak positif bagi ibu hamil selama ibu dalam kondisi sehat serta pola makan diatur dengan baik dan asupan nutrisi tetap terjaga dengan seimbang.

"Salah satunya manfaat puasa bagi ibu hamil adalah membantu pembakaran lemak yang tidak dibutuhkan tubuh,” kata Febriansyah Darus, dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari Kemang Medical Care, dalam talkshow "Love Your Pregnancy", persembahan dari Sari Husada, Kamis (13/7/2012), di Jakarta.

Febri menjelaskan, perubahan pola makan dari tiga kali sehari menjadi dua kali sehari sering membuat ibu hamil khawatir untuk menjalankan ibadah puasa. Kekhawatiran ibu sebenarnya beralasan karena salah satu penelitian menyebutkan, pada beberapa wanita hamil yang berpuasa memiliki risiko melahirkan bayi yang berberat badan rendah.

"Namun, perlu dicatat bahwa hasil ini hanya ditemukan pada wanita yang cenderung memiliki pola makan dan diet buruk," ujarnya.

Febri menambahkan, studi lain juga menemukan bahwa berpuasa di bulan pertama kehamilan dapat mengakibatkan penurunan berat badan bayi saat lahir. Namun, penurunan ini hanya sekitar 40 gram sehingga relatif kecil dan tidak berdampak besar bagi kesehatan janin.

Dokter yang juga merupakan salah satu panel ahli Lactamil Mama Care (LMC) ini menjelaskan bahwa pada wanita hamil yang berpuasa umumnya akan terjadi perubahan keseimbangan kimia dalam darah. Namun, perubahan ini tidak berbahaya bagi ibu dan bayinya.

"Tidak bisa dipungkiri bahwa ibu yang tengah hamil memang mengalami perubahan hormon. Hal ini berefek pada perubahan mood, nafsu makan, dan gejala-gejala seperti muntah dan lain sebagainya," ucapnya.

Wanita hamil, kata Febri, perlu membatalkan puasa jika ditemukan tanda-tanda seperti pendarahan, kontraksi (lebih dari empak kali dalam 1 jam), terjadi penurunan gerak janin, penglihatan memburam, tegang otot, lemas berlebih, dan pusing hebat.

Oleh karena itu, ibu hamil harus memastikan mendapat istirahat yang cukup dan menjauhkan diri dari stres. Selalu ingat untuk memenuhi asupan nutrisi dan energi yang tepat saat berbuka puasa.

Febri mengatakan, ibu hamil umumnya memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda dengan wanita pada umumnya. Ia menganjurkan supaya ibu hamil mengonsumsi makanan berbahan dasar susu dan protein lebih kurang dua kali lipat lebih tinggi. Pastikan pula asupan nutrisi saat puasa tercukupi di malam hari dengan memperbanyak makanan yang kaya serat dan minum air putih yang banyak.

"Jangan konsumsi gula berlebih sewaktu sahur karena bisa menyebabkan insulin shock. Hindari juga konsumsi air dingin dan kafein saat berbuka puasa," tutupnya.

Sumber: healthkompas.com

Artikel terkait:
Tips agar Cepat Hamil
Yang harus Dihindari saat Hamil

Ingin Hamil? Ini yang Harus Dihindari

June 06, 2013

Ketidakmampuan pasangan yang menikah di usia reproduksi memiliki anak bisa menimbulkan masalah yang lebih serius dalam kehidupan perkawinan. Masalahnya tidak hanya seputar rusaknya hubungan suami dan istri, tapi juga keluarga besar, psikologi personal, sosial, dan budaya. Jika Anda tidak ingin mengalami hal ini, dr Indra C Anwar, SpOG  menganjurkan, agar Anda menghindari beberapa hal umum berikut ini.

Merokok
Rokok sangat mungkin mereproduksi racun dalam tubuh. Racun dari rokok berisiko besar menurunkan tingkat kesuburan seseorang di mana akan menghambat pertumbuhan intra rahim, menyebabkan abortus spontan, meningkatkan stiilbirth, kelahiran prematur, dan sindrom kematian bayi mendadak.

Alkohol
Mengkonsumsi terlalu banyak alcohol juga bisa menurunkan tingkat kesuburan. Selain itu, alcohol juga dapat menyebabkan fetal-alcohol syndrome yang menyebabkan keterbelakangan mental pada bayi.

Kafein
Jika dikonsumsi berlebihan, kafein juga dapat menyebabkan abortus spontan pada janin dan mengalami Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) atau prematur. Hal-hal di atas tidak hanya berlaku untuk para calon ibu saja, para calon ayah pun sebaiknya melakukan hal yang sama. Ingat, kehamilan yang baik tidak hanya ditentukan dari kualitas sel telur, tapi juga sperma. Selamat hidup sehat, ya!

Sumber: tabloidnova.com

Artikel terkait:
Tips agar Cepat Hamil

Tips agar Cepat Hamil

May 30, 2013


Kehamilan dan mendapatkan keturunan merupakan sebuah harapan yang besar bagai pasangan suami isteri, khususnya bagi mereka yang baru saja melangsungkan pernikahan. Hadirnya buah hati dalam kehidupan keluarga menambah lengkap suasana. Momen tatkala hasil test kehamilan menunjukkan postif, adalah sebuah moment yang sangat dinanti oleh pasangan suami isteri bagi mereka yang mendambakan hadirnya generasi penerus keluarga.

Dibawah ini ada beberapa cara yang bisa Anda coba agar cepat mendapatkan keturunan :

Berdoa kepada Yang Maha Kuasa

Perbanyak berdoa seperti doa yang telah dilakukan oleh Nabi Zakaria yang bunyinya “Rabbi hablii milladunka waliyya. Rabbi laa tadzarni farda wa Anta khayrul waaritsiin” yang artinya : “Ya Rabbi, karuniakan padaku kekasih dan penolong dari sisi-Mu. Ya Rabbi, jangan biarkan aku sendirian tanpa keturunan, sedangkan Engkau sebaik-baik pemberi warisan”.
Kenali hari subur

Dengan kemajuan teknologi, ada banyak cara untuk mengetahui masa subur Anda. Gunakan kalender ovulasi atau alat pendeteksi masa kesuburan. Ini akan membantu Anda untuk mendeteksi hari yang paling subur, ketika Anda memiliki peluang besar untuk hamil. Alat pendeteksi masa subur memungkinkan Anda tahu tentang masa ovulasi dan perubahan serviks di dalam tubuh. Banyak  wanita menemukan metode ini sangat nyaman dan dapat hamil dengan segera.
  

Gunakan Posisi Berhubungan Badan Yang Tepat

Untuk pasangan yang sudah mendambakan kehadiran sang buah, missionary adalah posisi yang paling disarankan. Mengingat posisi ini memungkinkan penetrasi yang cukup dalam sehingga rahim dapat menyimpan sperma untuk waktu yang lebih lama. Sebaiknya hindari posisi woman on top, karena memperkecil kemungkinan rahim untuk menyimpan sperma.

Banyak pakar kesuburan yang berpendapat bahwa posisi pria di atas saat berhubungan badan memberikan peluang terbaik bagi terjadinya kehamilan. Agar lebih efektif, wanita bisa mengganjal pinggulnya dengan bantal sehingga serviks-nya bisa menampung banyak sperma. Usahakan setelah ejakulasi antar pasangan terjadi, selama 10-20 menit agar wanita tetap dalam posisi berbaring. Janganlah beranjak dulu dari sikap tiduran ini karena dalam menit waktu ini cairan semen akan mencair, dan jika wanita bangkit cairan semen akan mengalir kembali ke vagina dan suasana asam membuat sperma melemah dan mati. Hal ini juga merupakan suatu supaya agar kesuburan seorang wanita dapat terjaga dengan baik.

Menjaga kesehatan Anda

Diet yang seimbang untuk menjaga kesehatan Anda,  termasuk tiga porsi sayuran dan dua porsi buah dalam diet harian akan meningkatkan kualitas kesehatan Anda. Cukupi juga asupan cairan, berlatih yoga atau latihan apapun untuk menjaga stres dalam kontrol, akan meningkatkan kemungkinan pembuahan. Hindari minuman kafein dan soda. Juga, mengurangi merokok dan alkohol, jika Anda ingin meningkatkan peluang Anda untuk hamil.

Artikel terkait:
Amankah Ibu Hamil Berpuasa
 

Most Reading

Tags